Beranda BERITA UTAMA Suryana: Berita Media Online Infotimur.com Ngawur Dan Tidak Beretika

Suryana: Berita Media Online Infotimur.com Ngawur Dan Tidak Beretika

294
0
BERBAGI

PASANGKAYU, BAMBALAMOTU | Sulbar.kabardaerah.com Merasa tidak nyaman dengan judul berita yang ditulis oleh salah satu Media online Pasangkayu infotimur.com, Kepala Sekolah SMPN I bambalamotu, Suryana SPd. angkat bicara.

Menurutnya, cara penulisan berita media tersebut tidak berimbang dan kurang beretika, sebab tidak ada upaya media tersebut untuk melakukan konfirmasi kepada objek yang diberitakan sehingga ada kesan sengaja mencederai dengan menulis judul berita yang menohok.

“Kalau mengikuti kaidah jurnalistik, mestinya mereka meminta konfirmasi dan memberi judul yang tidak terkesan mendeskreditkan orang” Kata Suryana, saat ditemui di Kantornya, jumat (14/9).

Menurutnya, judul berita yang dibuat media tersebut pilihan katanya tidak tepat sehingga tidak sesuai dengan realitas yang ada.

Sebelumnya media infotimur.com telah menerbitkan berita online dengan judul “Baperjakat Copot Kepsek SMPN I Bambalamotu dan Kepsek SDN Salule”.

Suryana mengatakan bahwa yang terjadi sebenarnya bukanlah pencopotan tetapi mutasi atau rotasi kerja untuk penyegaran.

“Kepala Sekolah ini merupakan tugas tambahan bukan jabatan sehingga kata copot tau pecat itu tidak relevan.  Kata copot kesannya juga seolah olah saya melakukan kesalahan fatal lalu dipecat dan diberi sanksi, tetapi faktanya kan saya sudah mendapat surat bebas temuan sehingga tidak ada sanksi dan penyalagunaan anggaran” jelasnya.

“Bahkan untuk SMP se Kabupaten Pasangkayu baru sekolah saya yang mendapat surat bebas temuan dari Kabag Hukum dan Pemerintahan” tambahnya.

Lanjut Suryana, selain hal tersebut, dari isi berita media infotimur.com juga tidak berkualitas. Sebab dua konteks yang berbeda diwakili oleh satu judul berita.

“Konteks masalah antara SMPN I Bamabalamotu dengan SDN salule kan beda mana mungkin dua berita yang berbeda diwakili oleh satu judul, jelas ngawurlah penulisnya” kesal Suryana.

“Saya harap media infotimur.com segera mengklarifikasi beritanya, jika tidak saya akan menyurat ke Dewan Pers” tegasnya.

Sementara itu, pihak redaksi media infotimur.com sampai berita ini tayang belum dapat dikonfirmasi sebab info kontak di dalam box redaksi masih dalam perbaikan.

Penjelasan Komisi I DPRD Pasangkayu dan Kabid Mutasi BKDD Pasangkayu

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah, Andi Baso, yang juga merupakan salah satu tim evaluasi dan monitoring Pemda, kepada media ini menjelaskan bahwa dirinya juga kurang sepaham dengan pemberitaan yang mengatakan adanya pemecatan sebab kedudukan sebagai Kepala Sekolah itu hanya tugas tambahan dan bukan jabatan.

“Bahasa copot atau pemecatan itu bukan dari Kami selaku tim” tegasnya saat dikonfirmasi media ini jumat (14/9).

Menurutnya, yang dilakukan oleh Pemda melalui tim tersebut yaitu sebatas rotasi kerja untuk penyegaran.

“Kesepakatan dari hasil tim evaluasi dan monitoring seperti itu” pungkasnya.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Pasangkayu Komisi I, Ikram Ibrahim, menilai langkah pemerintah daerah untuk melakukan pemecatan seperti yang diberitakan maupun langkah-langkah lain seperti mutasi terlalu subjektif.

Sebab menurutnya, sesuai hasil sidak yang dilakukan timnya di Sekolah tersebut ditemukan fakta bahwa belum adanya data data empiris yang benar-benar fatal sehingga menyebabkan kepala sekolah tersebut harus dimutasi atau dipindahkan.

“Temuan kami justru ada beberapa guru di Sekolah tersebut yang dinilai indisiplin, contohnya meraka bolos jalan-jalan ke Mall di Palu saat jam sekolah” kata Ikram, saat dikonfirmasi media ini via telfon,  jumat (14/9).

“Bahkan fakta yang saya temukan ini juga sinkron dengan informasi dari Dinas Pendidikan” tambahnya.

Sehingga menurutnya, pihak Pemda perlu berkoordinasi juga dengan DPRD selaku fungsi pengawasan agar bisa mengambil langkah langkah yang tidak tendensius dan lebih objektif.

“Pantaun kami Kinerja Kepala Sekolah tersebut baik, justru ada beberapa guru yang kami temukan tidak loyal kepada Kepala Sekolahnya, terlepas dari ada atau tidaknya persoalan internal diantara mereka” terangnya.(*)

Penulis: rudy

LEAVE A REPLY